Beranda / Pemprov Babel / Lindungi ‘Perjuang Ekonomi’ Lokal, 7000 Pelaku UMKM Babel Dapat BPJS Gratis

Lindungi ‘Perjuang Ekonomi’ Lokal, 7000 Pelaku UMKM Babel Dapat BPJS Gratis

Wartanewsonline.com, Pangkalpinang-Bukti kehadiran pemerintah bagi sektor perekonomian rakyat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Agar pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) produktif, sehat dan berdaya saing. Terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel sehingga diharapkan akan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian daerah berkelanjutan. .

Ini adalah bentuk nyata perhatian Bapak Gubernur untuk memberikan rasa aman bagi pelaku usaha sekaligus mendorong UKM naik kelas. Kami akan memastikan sekitar 1.000 pelaku usaha,” Riza Aryani

7000 kuota fasilitas perlindungan kecelakaan kerja dan kematian (JKK dan JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan akan diberikan. Ini adalah salah satu kerja nyata Gubernur Babel, Hidayat Arsani hadir bukan sekedar memimpin tapi melindungi. Syarat bagi UMKM bisa dapat fasilitas perlindung dengan terdaftar pada Sistem Informasi Manajemen Data (Sidaya) UMKM Babel.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Riza Aryani menyampaikan tahun 2025 Pemprov Babel sudah memfasilitasi 3.750 UMKM. Beberapa waktu lalu pihaknya bersama BPJS Ketenagakerjaan memberikan santunan kepada ahli waris penerima manfaat. 

“Tahun 2025 lalu, Pemprov Babel telah memfasilitasi 3.750 UMKM. Beberapa waktu lalu, kami bersama BPJS Ketenagakerjaan juga telah menyerahkan santunan kepada ahli waris penerima manfaat. Syaratnya memang harus terdata di Sidaya,” ujar Riza usai mengikuti rapat bersama Komisi I DPRD Babel terkait pembahasan LKPJ Gubernur, Kamis (16/4/2026).

Riza menambahkan, Sidaya UMKM Babel bukan sekadar basis data, melainkan platform terpadu yang menyediakan: Katalog Usaha/Produk, sebagai sarana promosi digital. Rekapitulasi Data, pemetaan berdasarkan sektor dan omzet. Agenda Pengembangan, informasi pelatihan dan pembinaan usaha.

Dengan masuk ke dalam ekosistem Sidaya, pelaku UMKM akan mendapatkan berbagai manfaat, mulai dari akses pelatihan hingga pendampingan untuk pengembangan usaha ke skala yang lebih tinggi.

“Ini adalah bentuk nyata perhatian Bapak Gubernur untuk memberikan rasa aman bagi pelaku usaha sekaligus mendorong UKM naik kelas. Kami akan memastikan sekitar 1.000 pelaku usaha di setiap Kabupaten/Kota se-Babel akan mendapatkan fasilitas ini secara bertahap tahun ini,” tutupnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *