PANGKALPINANG, wartanewsonline.com — Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pangkalpinang,Juhaini
secara resmi menutupi Festival
Kampung Bintang Kota Pangkalpinang Tahun 2026, Minggu (05/04/26) malam.
Festival Kampung Bintang yang telah berlangsung selama tiga (3) sejak tanggal 03 – 05 April 2026 itu berjalan sukses dan meriah serta memberikan dampak ekonomi positif yang sangat luar biasa.
Atas nama Pemerintah Kota Pangkalpinang, Juhaini mengucapkan terima kasih dan penghargaan yg setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, komunitas, sponsor, relawan, serta semua pihak yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan festival ini.
“Terima kasih juga kepada masyarakat yang turut berpartisipasi dan mendukung kelancaran kegiatan ini,”ucapnya.
menurutnya, Festival Kampung Bintang 2026 merupakan sebuah perhelatan budaya yang diangkat dari tradisi masyarakat Tionghoa, yaitu Ceng Beng yang merupakan sebuah tradisi yang bukan sekadar kegiatan ziarah kubur namun sarat dengan nilai penghormatan kepada leluhur, bakti kepada keluarga, serta refleksi kehidupan.
Di Kota Pangkalpinang, tradisi ini telah menjadi bagian dari sejarah panjang keberagaman budaya yang tumbuh secara harmonis di tengah masyarakat yang multikultural.
Tradisi ini juga memiliki potensi besar sebagai bagian dari pengembangan wisata budaya dan ekonomi kreatif.
Oleh karena itu, pelaksanaan Festival Kampung Bintang 2026 dirancang pada sore hingga malam hari, sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan ritual Ceng Beng yang umumnya dilakukan pada pagi hingga siang hari bersama keluarga.
“Di sisi lain, suasana malam dihadirkan untuk menciptakan nuansa yang reflektif, estetis, sekaligus memperkuat daya tarik visual sebagai agenda budaya kota,” jelasnya.
Lanjut ia mengatakan bahwa seiring dengan perkembangan kota dan dinamika generasi muda, maka Festival Kampung Bintang 2026 dirancang sebagai festival heritage atau warisan budaya yang tidak hanya menjaga esensi tradisi, tetapi juga menghadirkan pengalaman visual dan edukatif yang berkelas, bermartabat, serta relevan dengan perkembangan zaman.
“Festival ini juga diposisikan sebagai bagian dari penguatan wisata budaya religi dan heritage Kota Pangkalpinang serta diharapkan menjadi agenda budaya kota yang mampu merepresentasikan nilai toleransi, harmoni, serta identitas Pangkalpinang sebagai kota yang menjunjung tinggi keberagaman,”sebutnya.
Tahun ini kata dia Festival Kampung Bintang mengusung Mempererat tema “Menjaga Tradisi, Kebersamaan”.
Tema ini mengandung makna bahwa kita tetap memegang teguh nilai-nilai penghormatan kepada orang tua dan leluhur, menjaga nilai keluarga, sejarah, serta tradisi, sekaligus memperkuat kerukunan masyarakat yang multietnis dan multireligi.
“Ceng Beng bukan hanya milik komunitas Tionghoa, tetapi telah menjadi bagian dari budaya Kota Pangkalpinang. Hal ini menunjukkan betapa tingginya nilai toleransi yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat kita,”katanya.
“Kita tentu berharap festival ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, mendukung UMKM, memperkuat sektor pariwisata dan industri kreatif, serta mengangkat citra Kota Pangkalpinang di tingkat nasional,”sambung dia menambahkan.
Festival ini juga lanjutnya, merupakan wujud kolaborasi yang harmonis antara budaya religi dan nilai-nilai kehidupan, yang menunjukkan bahwa warisan lokal dapat dikemas secara menarik, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Ia menyadari bahwa festival ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak-baik dunia usaha, komunitas, media, instansi pemerintah, maupun seluruh masyarakat Kota Pangkalpinang.
Oleh karena itu, Festival Kampung Bintang ini sebagai milik bersama, yang terus kita jaga, lestarikan, dan kembangkan dari tahun ke tahun.
“Saya juga ingin mengajak seluruh pengunjung dan warga untuk menjaga ketertiban, kebersihan, serta menunjukkan keramahan yang menjadi ciri khas masyarakat Pangkal Pinang. Mari kita sambut para tamu dan wisatawan dengan senyum, semangat, dan pelayanan yang baik,”pungkasnya.
(*)







